Cold Cherry

Cold cherry-The Magician (Lyric Hangul,Romaji & Terjemahan Indo)

차가운 체리 – 마법사(hangul)

너는 나를 많이 그리워해라

Jadilah kamu sangat merindukanku

보고싶어 죽을만큼 울어라

Menangislah saking merindu

잠못드는 밤이 계속되어라

Teruslah terjaga di malam hari

하루에도 몇번씩 슬퍼해라

Bersedihlah beberapa kali dalam sehari

거리마다 내가 보여서 누구도 못만나고

Kamu tidak bisa menemui siapapun, disetiap jalan aku terlihat

소리마다 내가 들려서 절대 잊지 말아라

Dan setiap suara yang terdengar,kamu jangan pernah melupakanku

너는 나를 많이 그리워해라

Jadilah kamu sangat merindukanku

보고싶어 죽을만큼 울어라

Menangislah saking merindu

잠못드는 밤이 계속되어라

Teruslah terjaga di malam hari

하루에도 몇번씩 슬퍼해라 제발

Bersedihlah beberapa kali dalam sehari,kumohon

걸음마다 내가 밟혀서 어디도 못나가고

Setiap langkah aku injak,kamu tidak bisa pergi kemanapun

숨결마다 내가 남아서 절대 잊지 말아라

Dan setiap nafas yang tersisa,kamu jangan pernah melupakanku

너는 나를 많이 그리워해라

Jadilah kamu sangat merindukanku

보고싶어 죽을만큼 울어라

Menangislah saking merindu

잠못드는 밤이 계속되어라

Teruslah terjaga di malam hari

하루에도 몇번씩 슬퍼해라

Bersedihlah beberapa kali dalam sehari

나보단 좋은 사람 없을거야

Tidak akan ada orang yang sebaikku

Cold cherry-The Magician (Romaji)

Neoneun neoreul manhi geuriwohaera

Bogoshipeo jugeul mankheum ureora

Jam motdeuneun bami gyesok dwe-eora

Haru-edo myeotbeonssik seulpheohaera

Geori mada naega boyeoseo nugudo motmannago

Sori mada naega deulyeoseo jeoldae itji marara

Neoneun neoreul manhi geuriwohaera

Bogoshipeo jugeul mankheum ureora

Jam motdeuneun bami gyesok dwe-eora

Haru-edo myeotbeonssik seulpheohaera jebal

Georeum mada naega balphyeoseo eodido mot nagago

Sumgyeol mada naega namaseo jeoldae itji marara

Neoneun neoreul manhi geuriwohaera

Bogoshipeo jugeul mankheum ureora

Jam motdeuneun bami gyesok dwe-eora

Haru-edo myeotbeonssik seulpheohaera

Nabodan joheun saram eobseulgeoya

Listen & Watch Official Lyric Video on  Youtube

 

Advertisements
Kpop Hardsub

AMAZING SATURDAY EP. 14 HARDSUB INDO

amazing-saturday

Amazing Saturday /놀라운 토요일

Broadcast every Saturday at 07.15 pm KST

on TVN

CAST BY : SHINee KEY, SHIN DONG YUP,GIRLSDAY HYERI, PARK NARAE, KIM DONG HYUN,MUN SE YUN & HAN HAE

EPISODE 14 :  WANNA ONE (LEE DAEHWI & ONG SEONGWOO)

360P (182MB) HARDSUB INDO : ZIPPYSHARE  / GOOGLE DRIVE

EPISODE 23 :  SUPER JUNIOR D&E (DONGHAE & EUNHYUK)

540P (344MB) : GOOGLE DRIVE

360P (174MB) : GOOGLE DRIVE

EPISODE 24 :  OH MY GIRL YUA & SEUNG HEE

360P (290MB) : ZIPPYSHARE / GOOGLE DRIVE

EPISODE 25 : IKON BOBBY & DONGHYUK

540P (366MB) : ZIPPYSHARE

EPISODE 26 : YANG HEE EUN & JI SANG REOL

360P (175MB) : GOOGLE DRIVE / ZIPPYSHARE

EPISODE 27 : GOT7 JB & MARK

360P (181 MB) : GOOGLE DRIVE / ZIPPYSHARE

EPISODE 28 : GIRL’S DAY SOJIN DAN YURA

360P (188 MB) : GOOGLE DRIVE / ZIPPYSHARE

HOREE AKHRINYA MINHO MUNCUL JUGA MINGGU DEPAN

EPISODE 29 : SHINee MINHO DAN MC PARK JISUN

360P (MB) :  GOOGLE DRIVE / ZIPPYSHARE

PS : EP 14 GUE BUAT SENDIRI DARI MULAI LISTENING SAMPAI JADI HARDSUB,JADI MAAF-MAAF AJA KALO ADA YANG SALAH TRANSLATE

BTW ini dipastikan nggak ngurut dari awal karena sesuai mood saya dan guest starnya siapa..

#DOWNLOADAMAZINGSATURDAY #DOWNLOAD #AMAZINGSATURDAY #SHINEE_KEY

life style

One The World Concert in Jakarta (Pengalaman nonton konser irit)

One the World
cr :Google search

Nonton konser Wanna ONe di Jakarta kapan lagi kalau bukan sekarang, tahun depan mereka udah mencar. Nah maka dari itu gue bela-belain beli tiket dan pergi nonton.

Ceritanya kan ini nonton konser dengan biaya yang irit banget jadi sebisa mungkin nggak ngeluarin uang cuma-cuma buat orang lain. Maka gue beli tiket langsung dari web resmi, saat itu Loket.com. Harga disana sesuai dengan harga dari promotornya cuma tambah fee admin Rp. 5.000 kalau kalian beli di olshopkan feenya Rp.100-200 rb malah ada yang lebih. Tapi temen gue ada mikir kayak gini ‘nggak apalah pake fee toh kita nggak perlu ngantri buat tuker tiket’ hoho gue kemarin sama sekali nggak ngatri tuh, karena gue nuker tiket sekitar jam 2 siang toh kan gatenya dibuka jam 5. Dan terkadang ada beberapa orang yang beruntung beli harga murah dari calo di venue, tapi belajar dari pengalaman fanmeeting Wanna One bulan Januari kemarin sama sekali nggak ada calo yang jual tiket murah atau setidaknya harganya sama kayak dari promotor, itu walaupun udah 30-50 menit berlalu aja harganya masih selangit. So gue nggak mau dong nunggu harapan palsu dan nggak bisa nonton.

Tempat konsernya sama kayak idol kpop kebanyak di ICE BSD Tangerang Selatan. ICE BSD tuh sebenarnya nyaman tempatnya cuman dari Cianjur itu jauh sekali. Seperti sebelumnya gue berangkat pagi, tapi karena saat itu bis ke Jakarta masih harus lewat Jonggol gue sampe ke terminal Kampung Rambutan sekitar jam 11 dan itu suer pegel banget. Dari sana lanjut naik Agra Mas dan turun di Giant BSD lalu naik grab car 19 ribu.Waktu itu gue berangkat ditemenin kakak gue walaupun dia nggak ikut nonton.

Nasib datang telat tuh yah gini nggak dapet freebies sama sekali. Dan karena capek sekali gue langsung cari tempat neduh, lumayan biar kaki bisa selonjoran.

Eh disana ada yang jual minuman teh & nutrisari gitu harganya Rp.10.000, mahal meennn!! Kualitasnya bagus sih oke, lah ini masukin esnya aja pake tangan langsung mana tuh tangan udah megang duit,sampah,keset-keset ke baju ihh pokoknya nggak banget. Untunglah gue bawa minum sendiri, meski nggak ada esnya tapi sehat.

Disana ada juga yang jualan nasi uduk, tapi biar irit lagi gue udah bawa nasi dari rumah. Nasi bungkus cap Emak sendiri emang lebih enak hehehe. Sambil nunggu ashar kita pergi ke Mushola di basement, tapi kebetulan gue lagi nggak sholat jadi cuma ngater kakak dan stay buat makan.

Gatenya itu ada 3 kali penjagaan. Gue agak deg-degan nih masuk venue soalnya gue udah gantungin kamera poket di dada. Gate pertama tas gue diperiksa karena isinya lumayan berat karena gue bawa jaket yang lumayan gede, si petugas males nih meriksa dan gue cuma disuruh lewat. Di gate ke 2 ada bapak-bapak yang bantuin gue masang wristband (suer lupa gue pasang itu) lalu melewati body checking. Di gate ke 3 ada petugas lagi yang scan barcodenya dan selesai, gue udah ada di dalam hall 5.

Pas masuk gue celingukan, kemana nih? Ada tempat photo kayak banner Wanna One gitu disana dan antriannya panjang sekali. Lalu gue jalan liat sana sini. Ada stand official merchandise Wanna One dan gue nggak mau pergi ke sana, kenapa? Karena kalau gue udah lihat, pasti pengen beli dan dari lubuk hati pengen banget beli Neobeulbong (Light stick Wanna One). Disana juga ada stand Samsung, orang lain kayak ngisi kupon undian gitu disana, gue nggak tertarik (lah hpnya aja bukan Samsung hehe) tapi stand Samsung ini nyediain ice cream gratis (kebetulan banget gue emang lagi haus).Selain itu ada banyak stand makanan disana, dan pembayaran menggunakan kartu flazz. Inget kita lagi ngirit ice cream dari Samsung aja udah cukup, oke.

Oh ini nggak ada hubungannya sama konser. Waktu gue duduk tiba-tiba ada 2 orang yang tiba-tiba nyamperin gue dan langsung bertanya “Mba pake kartu flazz apa?” gue bengong “Mba itu belinya pake apa?” nanya lagi, dan gue dengan muka ekspresi Gopi (salah satu karakter dari sinema India) bilang “Aku nggak beli” mereka bengong “Ini gratis ko” “Oh dari mana” “Itu dari Samsung sana” “Ntar harus ngapain?” “Nggak ngapa-ngapain ko cuma ikut ngantri aja” gue bicara sambil bengong kayak orang goblok.

Well, udah duduk di area konser nih. Ternyata panggungnya nggak sejauh yang dibayangkan, gue masih bisa ko lihat bentukan mereka meski nggak sejelas kelas VIP. Belum mulai aja udah tegang, banyak petugas yang nyuruh hapus photo yang kita ambil karena diperaturannya nggak boleh ngambil gambar bahkan pake hp. Tapi yah,, wajarlah kita ngambil photo atau rekam video, kita juga kan pengen punya kenang-kenangan. Dan sumpah sampai konser berlangsung itu petugas terus aja ngawasin kita, kamera gue kan jadi nggak guna kalo gini. Tapi karena kamera gue digantung di dada, yaudah gue power on aja simpen di dada, nggak tahu dah apa yang bakalan kerekam -dan hasilnya kebanyakan mengarah ke atas sue dah. Kita yang ada di bangku belakang ngerasa kayak lagi UN terus nyontek,deg-degan takut kepergok. Tapi di akhir konser petugasnya mungkin lelah, mereka pergi dan kita segera beraksi, hp gue yang asalnya tadi dipake buat rekam suara aja sekarang bisa gue pake buat rekam video. Eh tapi lumayan juga loh rekaman suaranya, pas diputer ulang gue jadi bisa merasakan kembali euphoria konser saat itu dan gue rekam itu dari awal sampai dua lagu sebelum ending.

Link fancam >> Link

Konsernya memuaskan sekaliiiii… gue masih terharu lihat penampilan DJ Jisung dipanggung. Terus pengen denger lagi Jaehwan bilang “BIAR AKU AJA~”, lihat ekspresi Jinyeong bilang “LIHAT AKU AJA” dan manisnya Minhyun bilang “PEGANG TANGANKU”

Di kata-kata terakhir Jisung bilang “Kalau kalian akan menghadirkan panggung yang panas seperti ini lagi kami akan kembali lagi. Berjanjilah” kurang lebih seperti itu. Dan berita yang gue dengar Wanna One emang mau ngadain acara Fan Meeting namun belum dikonfirmasi negara mana saja yang di datangi. Dan untung gue ngerti sedikit bahasa korea karena kadang translatornya bingung. Terus pas bilang akan segera berakhir Jisung bilang “Uri bamse halkkayo/ Haruskah kita lakukan semalaman saja?” gue sontak ngejerit “Bamse hajaaaa” sampe urat mau putus kayaknya.

cr: Wanna One Official Twitter

Dan karena ceritanya mau ngirit, saat orang lain pulang ke rumah, pulang bersama anggota trip, pulang ke hotel kita dengan senang hati pulang ke M**onald Sunburst karena setelah gue selidiki sebelumnya disana buka sampai 24 jam. Kebetulan juga masih ramai pesta Piala Dunia waktu itu, jadi walaupun tiba disana jam 1 dini hari masih banyak pengunjung masuk. Sebagian juga ternya penonton konser Wanna One yang lagi sama-sama nunggu  pagi tiba.

Subuh. Kita cari tempat sholat yang juga deket buat naik bis ke terminal. Waktu itu di dekat Halte Bus Eka Hospital ada masjid yang namanya gue lupa sama sekali. Karena ada satpam yang berjaga sebelum masuk jangan lupa salam yahhh..

Okay, nggak lama kita keluar nemu bis dan cuuss pulang.

Curhat: Pas lagi cape-capenya mesti ke BCA buat bikin baru kartu atm yang ilang entah kapan dan dimana, harus hari itu juga karena besoknya harus sudah masuk kerja.Nasib.

Kpop Hardsub

MC Key at MCountdown Taipei sub Indo (Cut)

Halo,

Saya mau share MC Key di MCountdown Taipei, 5 Juli 2018 full sub indonesia

Ini saya buat dari mulai listening,translating dan subbing jadi mungkin ada kesalahan dalam penerjemahan tolong dimaafkan.

>CAUTION<

DON’T RE UPLOAD LINK JIKA MAU SHARE TOLONG SHARE PAGE ININYA SAJA

>Download here<<

>Wacth Here on Youtube<<

Happy Watching Shawols ❤

Next project >> Amazing Saturday ep. 14

life style

Pengambilan Paspor

Waktu ngambil paspor kita nggak berangkat terlalu pagi karena pengambilan paspor baru dibuka jam 08.00 WIB. Karena kita juga mgerasa lemes banget kalo berangkat terlalu pagi, soalnya kita harus bangun pagi buat sahur dulu.

Okay,,next,,

Berangkat dengan rute yang sama seperti kemarin, dan tiba di kantor imigrasi bogor sekitar pk. 09.00WIB.

>Dokumen Yang Dibawa<<

Buat dokumen bawa KTP itu pasti, kertas pembayaran yang dikasih petugas wawancara kemarin dan bukti pembayaran.

Nah ini lah dia awal mula dari ‘Anton destiny’- takdir Anton. Slip pembayaran punya gue kan dicetak di belakang kertas yang ada barcodenya karena saran si tellernya buat di print di belakang dan gue ngikut-ngikut aja, jadi tinggal bawa itu selembar . Lain halnya sama Eka dia di print terpisah dan saat di angkot sebenarnya gue udah tanya, mana kertas yang ada barcodenya, lalu dia bilang nggak dikasih cuma dikasih slipnya aja. Dan gue kira nggak masalah karena slip pembayarannya kan ada. Tapi pas di cek oleh petugas, itu nggak lolos mesti ada kertas barcodenya buat di scan. Lalu Eka jelasin dong kejadiannya,tapi si petugas keukeuh pengen ada kertasnya. Kita bingung kan masa harus ke BCA lagi itu juga kalo berkasnya masih ada. Dan setelah itu kita terus ngerayu si petugas biar ngasih paspornya. Eh tetep nggak bisa, yaampun padahal kan itu udah ada bukti pembayaran nggak bisa gitu masukin angkanya aja. Dan setelah terlalu lama berdebat akhirnya kita memutuskan untuk balik ke BCA.

Well karena punya gue dokumennya lengkap, paspor gue udah ditangan yah..

Kita akhirnya jalan kaki kembali ke BCA. Dengan rute yang sama pula menggunakan google map. Sesampainya disana tidak seperti yang kita pikirkan cuma ngambil fienya lalu pulang, eh masih harus ada drama lagi.

Pertama kita duduk nih di ruang tunggu CS nya, sampai ada laki-laki tinggi kurus yang minggu lalu nunjukin lokasi pembayaran paspor nyamperin ke arah kita. Kita sebut saja dia Maroon (karena warna bajunya maroon). Lalu Eka ngejelasin masalahnya kalau setelah pembayaran paspor kertas barcodenya nggak dikembalikan. Mas Maroon tanya ke bagian kepala CSnya (mungkin juga itu kepalanya) lalu minta kita pergi ke tempat setoran di atas.

Mas Maroon lalu minta kita duduk sementara dia mau tanya ke bagian teller. Mas Maroon datang dengan muka senyum, dia bilang pembayarannya dicetak bolak balik di kertas barcodenya. Dan gue jawab ‘Oh itu punya saya Mas karena kemarin kita berdua datang bareng’ lalu dia tanya siapa teller yang melayani Eka, lalu dengan tegas bilang “Anton” yang saat itu sedang berata di teller dengan service di bagian setoran dibawah 50 juta kalau tidak salah. Eka bilang dia nggak bakalan lupa siapa nama dan gimana mukanya karena dia jangkung dan lumayan ganteng katanya –dasar orang ganteng emang susah dilupain. Akhirnya Mas Anton datang menghampiri dan menjelaskan kalau dia udah kasih kertas barcodenya ke Eka dan dia juga nunjukin kalau dia juga cuma ngambil kertas bagian penerimanya (kertas barcode itu selembar dibagi 2 ada bagian petugas dan penerima). Tapi Eka nggak ngerasa nerima itu dan tetep ngeyel pengen bawa itu kertas bagian penerima. Sesuai peraturan BCA, file yang sudah ada di BCA tidak bisa dipinjam atau dibawa keluar . Nggak mau kalah, kita langsung minta photocopy nya, toh kita cuma butuh barcodenya aja. Si Anton kukuh lagi bilang nggak bisa, katanya walaupun di photocopy ini kan kertas bagian penerima. Ya ampun Mas kan belum  dicoba mana tahu bisa. Lalu Mas Anton kembali berdiskusi dengan atasannya dan masuk ke dalam ruangan. Sambil duduk kita mengkyahal ‘Coba kayak di drama korea yah, diperiksa gitu CCTVnya kan keliatan kalo gue udah ngambil itu kertas atau belum’ ‘Iya, coba bisa kayak gitu. Tapi masa sih mereka mau dengan teliti liatin CCTV dan cari muka elu hari itu’

Nggak lama Eka dipanggil oleh kepala teller. Dia lalu cerita ke gue.

‘Gimana katanya?’ tanya gue. ‘Eh kata si Ibu dia udah ngecek CCTV dan liat gue masukin kertas itu ke Map biru, tapi gue bilang Map gue warnanya putih (bening) dan gue nggak ngerasa masukin itu ke dalam map’ ‘Beneran sampe di cek CCTV, wah nggak nyangka gue. Sekarang gue ngerasa ada di drama hahahaha’ Sambil ketawa juga kita keluar dari BCA karena akhirnya si Ibu ngasih kita photocopy file barcodenya. Sepanjang jalan kita terus bicarain tentang itu. ‘Masa sih gue lupa’ kata Eka ‘Gue inget ko pas Mas Anton kasih gue kertas ini doang, terus waktu itu elu juga tanya-kan kok cuma dikasih ini doang? Lagian map gue juga waktu itu warna putih bukan biru’ iya sih waktu itu juga gue tanya dia gitu dan nggak curiga sama sekali. ‘Ntar deh di rumah gue cek ya Map gue kalo ada bener-bener gue yang salah.’ Nah kalau elu yang salah kita yang malu udah bikin ribut di BCA apalagi udah nyolot sama Mas Anton. hahaha

>Pengambilan Paspor<<

Dan sampailah kita di Kanim Bogor dan setelah apa yang kita lakuin tadi si petugas bilang. ‘Sayakan nggak nyuruh ke bank lagi saya tadi tanya siapa yag wawancara, tinggal minta cetak ulang’ kata petugas. Kita yang dungu atau si bapak nggak  pernah bilang itu sama sekali tadi??Sumpah nggak ngerasa denger kata-kata itu.

Setelah kertasnya di scan, petugas nyari paspor punya kita dan nyuruh buat tanda tangan di belakang paspor. Setelah itu kita diminta untuk isi daftar hadir di buku yang telah disediakan cuma ngisi nama sama tanda tangan.

Kesimpulannya kalau kertas barcodenya hilang,ketinggalan,nggak dikasih dari bank (nggak mungkin tapi karena manusia sifatnya pelupa mungkin saja) dan lainnya tinggal ke petugas yang wawancara kamu minta cetak ulang kertas barcodenya.

Masih penasaran gimana nasib si kertas barcode milik Eka?

Karena saking stressnya dan terlanjur siang, rencana sebelumnya gue mau masuk kerja nggak bisa terlaksana akhirnya gue ngambil cuti dadakan 1 hari. Dan kita pergi lagi ke Botani bukan buat nonton karena nggak ada yang seru buat di tonton, so kita pergi ke tempat permainan di lantai bawah. Wah nggak nyangka bisa ngilangin stress sekali. Dan kita bisa dapet tiket bejibun.

Okay setelah kita sama-sama sampai di rumah, lumayan malam sih sekitar isya. Eka tiba-tiba ngirim gue pesan lewat WA, dia bilang ‘ MAAFKAN AKU MAS ANTON’ wkwkwkwk tuh kan dia yang bener-bener lupa, kertasnya itu keselip diantara KK dan akte dan map yang dikira warna biru itu sebenernya warna kertas KK. Setelah kejadian itu gue jadi salut sama kinerja BCA (nggak apalah promosi sebentar anggap saja permintaan maaf) staffnya tetep ramah walaupun kita udah nyolot sambil ngurat dan akhirnya terbukti kita yang salah. Maafkan kami dan ini kata-kata penutup dari temen gue ‘SEPERTINYA KITA JODOH DEH MAS ANTON’… wooiii elu udah punya pacar hahaha

Kalau gue sebisa mungkin nggak pernah ke bank BCA yang di sana lagi, malu muka mau dikemanain hihihihihi…

Btw ada yang penasaran sama Anton, boleh dicari di kantor BCA sekitar Bogor,nggak akan aku sebutin yah daerah mana. Pokonya dia di bagian teller.

life style

Terbaru ‘Pengalaman Pembuatan Paspor’

Buka ini pasti lagi cari info buat bikin paspor yah..?!?

Hehe.. ketahuan yang lagi bingung dan resah….

Gue saranin gak usah!! Karena bikin paspor itu sebenarnya gak ribet dan sesulit yang dibayangkan…

Ngomong-ngomong kalian mau bikin paspor dimana?

Kalo di cerita gue ini, di kantor Imigrasi Bogor… Yang samaan mau kesana yuukk baca sampe selesai, ini ceritanya ngakak parah…

>>Satu Minggu sebelum pembuatan<<

Rencananya gue mau buat paspor barengan temen kerja gue Eka di Bogor tepatnya di Kantor Imigrasi kelas II Bogor. Kalo mau lebih jelas silahkan dicari di Google Map . Kayak kalian yang lagi liat blog ini gue dan temen gue juga cari-cari informasi dulu dari websitenya imigrasi, postingan blog orang,nanya-nanya orang yang udah pernah bikin, nanya bos kapan THR-an…oops. Dan akhirnya kita dapetin ini dari hasil menjelajah internet :

Syarat pembuatan paspor :

This slideshow requires JavaScript.

Dan gue kesal. Kenapa?

Karena sebelumnya gue pikir bebas-bebas aja ukuran kertas buat photocopynya, gue pakelah kertas F4, pas lihat harus pake kertas A4 gue langsung potong tuh kertas. Eh pas gue searching lagi photocopy KTPnya harus dibikin satu lembar, lah gue dibikin bulak-balik kayak bentukan KTP. Akhirnya Eka yang berangkat buat photocopy, sepulang kerja dan itu lumayan sore. Tapi dasar gara-gara kita yang riweh, pas nyampe di kanim ada tuh tempat photocopy harganya 2 lembar 1000. Tahu gini kan kemarin kagak perlu keluar buat photocopy.

Setelah memantapkan jiwa buat bikin paspor,barulah kamu sesegera mungkin daftar nomor antrian dengan mengirim pesan via Whatsapp ke Kantor Imigrasi (singkat:kanim).

—Ini nomor antrian buat sesi wawancara yah…—-

wa
cr : http://bogor.imigrasi.go.id/

Waktu itu kita kebagian jam 08.00-.09.00 WIB setelah kirim WA seminggu sebelum tanggal pembuatan.

Selain itu di WA ini kita juga bisa mendapat info persyaratan dengan ketik #persyaratan atau biaya dengan ketik #biaya jawaban otomatis keluar. Tapi jangan tanya-tanya via Whatsapp ya, karena nggak akan di balas lebih baik hubungi lewat email di kanim2bogor@gmail.com (dengan catatan harus sabar dan ikhlas kalau nggak dibalas). Gue pernah sekali ngirim email dan dibalas setelah 3 sampai 4 hari kalau nggak salah.

Kenapa kirim email?

Begini, ceritanya gue udah siap buat bikin paspor nih,persyaratan semua ada ongkos udah di tangan terus gue cerita kan sama kakak, “Eh gue mau bikin paspor nih” “Wiih dimana, kan di Cianjur gak ada kantor imigrasi ” untuk informasi KTP gue domisili Cianjur “Eh emang gak bisa dimana aja gitu bikin paspor” “Bukannya kalo cianjur itu nginduk ke Sukabumi?” “Masa?” “Coba deh tanyain dulu bisa nggak?” resah dong gue denger info kayak gitu. Ditambah gue kan sekarang kerja di daerah Puncak yang secara logika lebih deket ke Bogor daripada Sukabumi.Waktu itu gue sama Eka bener-bener resah, apalagi waktunya mepet, nelpon ke kantornya cuma denger angin doang. Eh rezeki bulan Ramadhan hari Senin 1 hari sebelum berangkat ada balasan dari si cinta (kanim bogor) katanya ‘iya bisa’.

Kebanyakan cerita gak papa kan?

>>Rute Keberangkatan<<

Keresahan itu, akhirnya jadi angin lalu. Hari ini Selasa 22 Mei 2018 kita berangkat ke Kantor Imigrasi. Sorry ada yang tinggal di daerah Puncak juga? Gue mau kasih rute perjalanan yang kita pake. Let’s check it….

Start Pk. 06.10 am

Naik angkot Puncak (yang plat pink) sampai At-ta Awwun (note: kadang ada juga angkot Cisarua yang lewat jadi bisa langsung)-Angkot Cisarua (warna biru) sampai lewat Lippo-Angkot Jurusan Baranang Siang (lupa warnanya) sampai depan Botani (jangan sampai muter yah)-GoCar (tarif : 21 ribu tergantung hari) sampai Kanim.

Kenapa naik angkot?

Kenapa nggak naik L300? Ogah. Udah sesek mahal pula bayangin dari Puncak Botani 30K. Kalo gue dari Cianjur udah sampe Jakarta tuh .

>>Tiba di KANTOR IMIGRASI BOGOR<<

Gue harus kemana? Pertanyaan pertama yang terlintas… Hehe amatir banget.

Ahh, setelah tanya ternyata kita musti isi Formulirnya dulu, ada di kotak hitam dekat petugas pengecek berkas. Kita ngisi 2 lembar kertas. Yang satu kayak data diri gitu satunya lagi kayak surat pernyataan pake materai 6000 segala.

Trus ada kasus..

Kasus gue : Lah ko ini ada tanggal lahir bapak gue kan nggak hapal? Karena bapak gue udah meninggal jadi nggak ada di KK kan.Gue langsung WA kaka  gue supaya lihat berkas di rumah & nggak di balas.Gue cari-cari pegawai yang kebetulan lewat dan akhirnya bilang “Oh kalau nggak apal nggak usah diisi. Namanya aja” wah thank you sekali pa. Gue udah mulai pucat padahal tadi.

Kasus Eka : Nama bapaknya yang di KK beda dengan yang di Akta Kelahiran karena dia punya 2 bapak. Dia panik pas ada satu petugas yang lewat dia langsung kejar walaupun katanya sampe marah-marah dan temen gue nanya sampe nyolot si bapak bilang “Ya ngikutin yang di Akta Kelahiran”

>Pemeriksaan Berkas<<

Pas diperiksa berkas gue ada yang nggak diterima. Buset Mamih kenapa nggak tanda tangan di KK, si petugas nyuruh gue balik huhu.. katanya walaupun dipaksain bakalan di tolak juga di dalam. Si petugas terus tanya gue, “Kamu bawa aslinya kan?” Oh satu hal itu terpikirkan dalam kepala gue… Okayy mom, maafkanlah aku.

Dan akhirnya pass… Dan nomor antrian gue ternyata 0246. Setelah ke toilet, tidak lama nomor gue dipanggil.

>>Sesi Pemotretan & Sidik Jari<<

Setelah masuk ruangan gue duduk di kursi merah. Ini ko nggak di panggil-panggil sih,si ibu di samping gue nanya “Udah di panggil belum”  boro-boro bu dari tadi gue cuma duduk diem disini. Si petugas kayaknya lagi rehat sebentar gitu yah.

Lalu akhirnya gue dipanggil buat diphoto dan sidik jari. Dan gue shock!

Gue udah ngaca,dandan eh si bapak nyuruh jilbab gue ditarik kebelakang. Suer pas dia bilang gitu gue narik nafas sedalam-dalamnya,sambil senyum dan mengangkat alis. Dan gue udah pasrah itu bakalan jadi aib selama 5 tahun. Thank you udah bikin muka gue keliatan gede.

>>Sesi Wawancara<<

Pertama si bapak minta dokumen asli KK dan KTP buat cocokin data. Si bapak ini masih muda, putih, postur tubuhnya juga lumayan yah, tapi ngeselin juga nih bapak kagak percaya banget dia sama gue.

Namanya Iis, gue jawab iya. Dari mana, dari Cianjur gue bilang. Wah jauh amat kenapa ke Kanim Bogor,yah karena gue kerja di Puncak jadi lebih deket ke Bogor (plus kalo ke Bogor pulangnya bisa hangout dulu ke Botani).Terus dia baca KTP gue bilang Sindang Reret, lalu ditimpal sama petugas lain yang ada disebelahnya “Wah kalo lewat sana harus hati-hati ” “Loh kenapa?” tanya si bapak pewawancara. Dan dijawab oleh si petugas “Iyah kan kalo lewat sana jangan sampe lupa buat nengok” gue ketawa sedikit karena gue pikir ini bisa mencairkan suasana yang mulai tegang. Tapi si bapak kagak ngarti sama tuh lelucon, walaupun udah gue jelasin berkali-kali. (Note: sindang reret dalam bahasa sunda sindang=datang,tiba,sampai reret=menengok). Lalu lanjut pertanyaan, ‘Mau kemana bikin Paspor?’ ‘Ke Malaysia’gue bilang. Jawaban itu udah gue persiapkan dari rumah, tanpa ada penjelasan lain selain mau jalan-jalan eh tapi si bapak nanya lanjut. ‘Sama siapa?’ spontan gue bilang sama si Eka. Dan nggak disangka-sangka dia minta si Eka masuk, hah yang bener nih panggil? tanya gue terus dia bilang iyah seriusan,hah nyesel gue nggak bilang sama kakak gue yang di Medan biar dia ongkosin pulang. Gue panggillah Eka yang lagi duduk di ruang tunggu. Sambil berbisik gue bilang “Ka elu disuruh masuk, gue tadi bilang mau jalan-jalan ke Malaysia bareng elu.” “Ntar gue bilang aja mau nonton konser EXO” “Hooh gitu aja deh ,boleh.” sambil masuk ke ruangan wawancara (note: gue nggak rencana pergi nonton konser ). Si bapak masih kagak percaya aja, untung temen gue jago nyolot dan diamlah si bapak. Wawancara pun berakhir dan gue disuruh untuk tanda tangan file data diri untuk dicetak di paspor. Setelah itu dia ngasih kertas untuk membayar paspor yang berisi scan barcode dan nomornya. Pembayaran bisa dilakukan di kantor pos dan bank mana saja.

>Pembayaran<<

Kantor pos emang cepat tanggap. Untuk memudahkan para pembuat paspor, di depan Kanim sudah ada satu mobil kantor pos untuk pelayanan pembayaran.

Tapi karena temen gue kagak bawa duit cash, jadi mesti ke bank. Dan berangkatlah kita ke bank BCA terdekat setelah mencari di google map. Karena kata map cuma jalan 10 menit kita akhirnya ngikutin arahan map dengan jalan kaki. Seru udah kayak petualangan aja, kita ngelewatin jalan yang nggak dikenal sama sekali,ngelewatin toko perlengkapan burung,pasar (saat itu kita sedang puasa lewat pasar yang banyak buah bikin ngiler parah) eh ampir salah ngambil jalan dan ampir ketabrak motor, akhirnya tiba di BCA. Tempat pembayarannya di tempat setoran, karena nggak ada antrian bisa langsung ke teller. Gue sama teller perempuan namanya Riska mungkin -lupa, dan gue ingat benar teller baju putih yang ngelayanin Eka namanya Anton karena sebuah takdir yang aneh menimpa kita setelahnya. (Ceritanya dilanjut di post Pengambilan Paspor)

Selesailah proses pembuatan kita hanya perlu menunggu 4 hari setelah pembuatan untuk pengambilannya. Jadi karena aku bikin Selasa jadi diambil hari Senin karena hari ke empatnya Sabtu. (note: Sabtu & Minggu kanim tutup)

Karena sayang kalo langsung balik gue main dulu lah ke Botani dan kebetulan waktu itu Deadpool2 lagi mau screening. Setelah solat kita langsung cuuss ke bioskop. Sekarang kalian pasti udah nonton jadi nggak usah direview. Intinya kelewat sadis daripada yang pertama tapi ada sisi sedihnya. Menurut gue kalo udah ada file downloadnya nggak nyesellah ngabisin kuota.

Lanjut >> Pengambilan Paspor

life style, Story

Married or not?

brides
cc : pinterest

This morning my co worker asked me like this “So do you feel like want do that (wedding) too?” like teased me. And I just like ” eheemmm~ not yet” said it slowly.

I really still like my loneliness, not completely lonely. And now I’m on enjoying to be ‘a fan girl’ so I don’t want to make rush with ‘marrying someone’. Oh guys… life never get back I just wanna enjoyed this time with working, doing my hobbies, traveling and anything else. Even I have a day called “My Day” when I’ll do everything I want.

So why my co worker asked like this? Honestly yesterday exactly on Sunday I became a bridesmaid in my friend’s wedding -let’s call her Ace. A few days ago she asked me to do that and of course I couldn’t say no.

I have to change my off work schedule and have to go back to my home town. With my another friend Hinni (not real name). Hinni will stay overnight in Ace’s house. And Me? no oh.. I’ll sleep in my home.

Then on the day, I went early in the morning to Ace wedding place -I looked like a foolish I forget where it is. When I entered the wedding place, I met her old sister and told me to get in to the make up room. I was so so nervous. This is not Ghosts House right? But why I’m so scare, please don’t let me in. I opened the door slowly…and saw Hinni was being used make up. I’m shocked. She looked like this…

hinnie 1
my capture

I said to the make up artist that I’ll do the make up base by myself and she said okay. But finally she added more make up base to my face. I just felt like ‘huu…’ I couldn’t take this anymore. But last I said “Please make it natural” then Imo answered “I’ll not make you like a green snake just take easy girl” Okay Imo, I surrender just do what you want (Imo call for old woman in Korea).

When Imo said it well done, I quickly grab my mirror and I want to cry.

Stop.. I know you are laughing now. But I’m laughing too…. hahahaha

I send my photo to my sister and she said “I want sweep under my bed using your eyelashes lol”

I want do the same.

Little by little I removed my make up, took out the faked eyelashes and finally remove it all. I change with my everyday make up. I got really relieved seeing my face.

minminshy
my everyday look

I’m not judge that is terrible so much, but that’s not my style. I love something light ,fresh and also  natural. Maybe for some people it’s okay to looked like that or liked strong make up like that. It depends on personal taste. And I’m not one of them.

My friend Ace looked like enjoyed her make up, she didn’t even touch her face to remove it. In the otherwise I wanted to wipe it using cleanser. I really feel so pity about her, on my eyes she looked so older than her age. And his husband looked like terrible with unsuitable make up. He looked like use a flour. The powder he used too bright. Please forgive me to say it.

That’s one of some reason I’m not ready to get married yet. I worry to looked like that, I worry I looked like terrible, like a foolish, like a clown, like someone got hit,like a cream patched on my face and looked so ugly. My face isn’t pretty enough so don’t make it wore.

The other reason, in a drama I saw some people didn’t feel happy with their marriage and some people get hurt by their partner of life.

And one thing who very very important is I still can’t find my Star, my partner of life, my lovely guy, my Minam (call for cool guy in Korea). I wonder that he is a Korean Guy. I hope my life will be so fun and get so many luck.

js copy
photo cc : Vanilla sky edited by me

Cheer happy people, let’s get it.

–minminshy

Story

Onew Come to My House

onew shinee
cc ; google search /soompi

 

I dreamed last night. Something freaky and non sense, but I love it!

I can’t remember how it start.

I was staying in my home, then suddenly my old sister -Nia called me to come out. So I followed her, then…

Oh MY GOD! Who’s there standing in front of our house. There are Onew and who? I don’t really sure maybe Chanyeol or Kai. I said hello and they turn around. Our eyes contacted to each other. I don’t believe them here… I really want to jump and scream. Arrrggghhhh…. Nice to meet you really really.

So I start a conversation.

Me : What are you doing here.

Cy/Kai : We are looking for the stars.

Me : Stars? Ooy, yeah our place is a good place to do it. (First time I knew it, actually)

On/Cy/Kai : Emm yeahh… (at the same time they walk slowly back, go away from us)

Me : Ouh~ oppa how are you. It’s really nice can see you.

Then I saw one more person, is that Minho? In a case before I got a sleep I watch his drama “Somehow 18” and cried after it.

Minho looked so pale and I could see his pain. Please don’t be sad anymore huhuhu…

Then the dream pass…

After that, I saw from a long distance something was happening. What’s that? I saw someone there, maybe a korean actor I don’t remember it. So I said I want to go there. I want see what was happening there. But surprisingly there are some people came to my house. That’s Chris Hemsworth ! The cast from THOR !

chris hemsworth
cc : google search / GQ.co.za

Me : Oh my … Chris Hemsworth. Whaatt are you… (I almost screamed) Wow, see you in real, you obviously taller than I see you on the movie. (I’m smiling)

He didn’t speak anything. Just gave me a smile.

He has gone…

Then I went to the place where the actor was standing.

Me : What are you doing here. (I ask one of people there)

Someone : I’m doing a casting for a ….. (She said a tittle of drama or movie)

Me : I want to join. I can do an acting. (I said conidently)

So I start to act with my all abilities…

I woke up and the end.

I still can’t believable I saw SHINee’s member since I’m a Shawol.

 

 

poem

살아남은 사람

삶은 생각 문제 있다

살아곘어서 계속 살아야 하지 않을까?

언제든지 문제가 꼭 왔고

아프게 만들고

해깔리고

답답하겠다.

꼭!

니가 누구든, 그 아픔의 니낌은 톡같을거에요

울고 싶어요?

그래 울어라~

아직도 무거워요?

운동 나해라~

도망가고싶어요?

어떻게요~,,, 방법이 없는데…

어디로 도망 치고 싶어요? 미국?일본? no no

또다른 문제가 더하기 무겁게 만들겠거든

그냥 해요~ 그문제가

삶은 밝히고 신나고 힘내고 즐겨야지!!

그래.

즐깁시다 이 삶음.

please take credit to use my post.

Everything on this post I made it by myself.

Cold Cherry

기차와 소나무 (The Train & Pine Tree,Remake) – Cold Cherry Lyric

Cold Cherry

기차와 소나무- 차가운 체리

기차가 서지 않는 간이역에
키 작은 소나무 하나
기차가 지날 때마다
가만히 눈을 감는다

남겨진 이야기만 뒹구는 역에
키 작은 소나무 하나
낮은 귀를 열고서
살며시 턱을 고인다

사람들에게 잊혀진
이야기는 산이 되고
우리들에게 버려진
추억들은 나무 되어

기적 소리 없는 아침이면
마주하고 노랠 부르네
마주보고 노랠 부르네

The Train and Pine Tree – Cold Cherry (Remake)

Gichaga soji anheun ganiteog-e

Khi jageun sonamoo hana

Gichaga jinalttae mada

Gamanhi nuneul gamneunda

namgyeojin iyagiman dwingguneun yeoge

Khi jageun sonamoo hana

Najeun gwireul yeolgoseo

Salmyeosee theugeul goinda

Saramdeul-ege ijhyeojin

Iyagineun sani dwego

Uri deul-ege beoryeojin

Chueok deureun namu dwe-eo

Gijeok sori eobneun achimimyeon

majuhago norael bureune

Majubogo norael bureune

Photo cc : Naver.co.kr

Lyrics cc : Naver Music